Kapolsek Babussalam Sosialisasi Penutupan Warung Tuak Dan Minuman Keras

220

Kapolsek Babussalam bersama personel melaksanakan sosialisasi penutupan warung tuak dan Miras untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Babussalam, Rabu (11/04/2018) pukul 22.30 Wib.

Adapun Sasaran Sosialisasi enam unit warung penjual minuman tuak di Desa Titi Panjang dan dua unit warung penjual tuak di Desa Pulo Latong Kecamatan Babussalam Kab. Aceh Tenggara.

Kapolsek Babussalam IPTU Sabrianda, SH menjelaskan, “Dampak negatif dari minuman tuak tersebut sangatlah merugikan bagi diri sendiri dan lingkungan, karena dari pengaruhnya tersebut seseorang akan melakukan perbuatan yang buruk bahkan dapat membahyakan kesalamatn jiwa, terkait dengan masalah tersebut kami berupaya dalam memberikan sosialisasi dikalangan masyarakat tentang dampak buruk dari pengaruh minuman tuak dan minuman keras. “ Terang Kapolsek Babussalam.

“jangan sampai putra putri kita terjerumus ke masalah yang membahayakan dirinya sendiri dan orang lain, berikan anak-anak kita pengertian tentang bahaya miras seperti minuman tuak, Bekali mereka dengan ajaran agama yag taat sehingga tidak mudah terjerumus kepergaulan negatif, Tambah IPTU Sabrianda.

Terhitung mulai besok Kamis tanggal 12 April 2018 Pukul 08.00 Wib,  Tidak ada lagi penjualan tuak atau minuman oplosan dan Minuman keras lainnya di warung yang sudah di beritahukan.  Jika setelah pemberitahuan ini tidak di indahkan maka penjual dan pembeli akan di proses sesuai dengamn Qanun Aceh no. 6 tahun 2014 tentang Hukum jinayat. ‘’ Tegas IPTU Sabrianda, SH

Komentar