Kapolsek Babussalam Hadiri Upacara Hari Kesehatan Nasional

72

Kapolsek Babussalam Iptu Sabrianda, SH, hadiri Upacara dalam rangka Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 Tahun 2017 di lapangan Jend. Ahmad Yani Kute Kutacane Kec. Babussalam Kab. Aceh Tenggara, Senin (13/11/2017) pukul 08.30 Wib.

Sekda Kab. Aceh Tenggara Drs. Gani Suhud, M.Ap, menjadi Inspektur Upacara pada pelaksanaan upacara tersebut dan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kab. Aceh Tenggara Darwinsyah sebagai Komandan Upacara.

Upacara tersebut di hadiri pula Dandim 0108 Kab.Aceh Tenggara Letkol Kav. Joni Hariadi, Ketua Mahkamah Syariah Kutacane M. Husaini SH, Kajari Kab. Aceh Tenggara Fitrah, S.H, Para Kadis, SKPK, Kepala Puskesmas Jajaran Pemda Kab. Aceh Tenggara, Tamu undangan, beserta satu Pleton Satpol PP, satu Pleton PNS Dinkes Kab. Aceh Tenggara, satu Pleton Dokter Rumah Sakit Umum Hasanudin Kutacane, satu Pleton PNS dan Honorer Rumah Sakit Umum Hasanudin Kutacane, satu Pleton Akper Pemda Kab. Aceh Tenggara, dan satu Pleton IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kab. Aceh Tenggara.

Adapun amanat dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang dibacakan oleh Sekda Kab. Aceh Tenggara adalah sebagai berikut :

  • Puji serta syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-53 dalam keadaan Sehat WaI-Alfiat.
  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang saat ini kita Iaksanakan, mengangkat Tema “Sehat Keluargaku Sehat lndonesiaku” Tema tersebut sejalan dengan Program lndonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat‘ yang mandalam untuk hidup sehat.
  • Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti Pembangunan Kesehatan sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Program Indonesna Sehat melalui Pendekatan Keluarga menekankan pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan linngkungan keluar ga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat oleh karenanya kita perlu terus berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat mulai dari lingkungan keluarga.
  • Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  • Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada dasarya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan baik Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan, dengan target/fokus kepada keluarga berdasarkan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga.
  • Pendekatan pelayanan yang mengintegrasikan UKP dan UKM secara berkesenambungan, dengan target keluarga didasari data dan informasi dari promosi kesehatan keluarga dan memberikan intervensi awal bila ada masalah kesehatan terhadap 12 indikator sepem yang terdapat pada Paket Informasi Kesehatan Keluarga (Pinkesga).
  • Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan terdapat 12 indikator pelayanan dasar yang harus dilakukan kabupaten/kota yang pencapaiannya harus 100%. Sebagian besar indikator SPM Bidang Kesehatan berurusan dengan 12 lndikator Keluarga Sehat Terdapat 8 indikator Kaluarga Sehat terkait dengan indikator SPM dan hanya 4 (empat) indikator Keluarga Sehat saja yang tidak terkait dengan SPM.
  • Merokok jamban sehat akses terhadap air bersih dan anggota JKN. Sehingga duka pendekatan keluarga umum dilaksanakan dengan baik maka dapat dipastikan akan meningkatkan capaian SPM bidang kesehatan di kabupaten/kota Hal ini dapat dlgunakan sebagai media advokasi kepada kepala daerah untuk mendukung pendekatan keluarga mu.

Selain penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. pembangunan kesehatan juga perlu melibatkan lintas sektor melalui Gerakan Masyarakat Hadup Sehat (Germas) Hal tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan Program Kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan Iintas sektor Oleh karena itu Kementerian Kesehatan mendorong terlaksananya Gerakan Masyarakat HIdup Sehat (GERMAS) Dengan GERMAS kita mengajak kerja sama Iintas sektor dan Iintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat yang pada akhirya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat.

Komentar