Kabag Ops Polres Aceh Tenggara Kompol Alwin Andriyan, Amd, SS, MH. pimpin pengamanan Aksi Lanjutan Unjuk rasa oleh  Bem Universitas Gunung Leuser  terkait lumpuhnya perkuliahan di kampus.

Sebelum Melaksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Kabag Ops Polres Aceh Tenggara Kompol Alwin Andriyan, Amd, SS, MH.  menyampaikan Kepada seluruh personel yang bertugas untuk melaksanakan tugas pengamanan agar sesuai dengan SOP dan penuh tanggung jawab.“Pengaman ini untuk memberikan rasa aman, nyaman dan kondusifitas selama rangkain kegiatan berlangsung,” Kata Kabag Ops.

Aksi Lanjutan Unjuk rasa oleh  Bem Universitas Gunung Leuser  kali ini langsung di Kantor Bupati Aceh Tenggara, sebelum melakukan Aksi yang kedua kalinya, Aksi Unjuk Rasa sudah di lakukan di Kantor DPRK Kutacane pada Tanggal pada 10 Januari 2019. Karna hasil koordinasi tidak menemukan titik terang Akasi Unjuk Rasa kembali di lakukan oleh  Bem Universitas Gunung Leuser langsung di Kantor Bupati Aceh Tenggara. Rabu (23/01/2019) Pukul 10.00 Wib. Adapun Tuntutan Yang disampaikan pendemo  mengenai

  1. Kami meminta kepada bupati wakil bupati Sekda dan ketua DPRK sebagai pembina UGL agar memberikan nasib mahasiswa Universitas Gunung Leuser
  2. Kami meminta kepada DPR agar menghadirkan stakeholder terkait permasalahan UGL
  3. Kami meminta agar bupati wakil bupati Sekda dan ketua DPRK Aceh Tenggara selaku dewan Pembina YPGL ( Yayasan Pendidikan Gunung Leuser ) melakukan revitalisasi kepengurusan Yayasan Pendidikan Gunung Leuser karena menurut kami YPGL sebagai perpanjangan tangan Pemda tidak bekerja secara efektif sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi dan undang-undang nomor 28 tahun 2008.
  4. Dan kami meminta kepada YPGL membayarkan gaji dosen selama 14 bulan lamanya.

Dalam aksi Demo  tidak menemukan titik terang dikarenakan Mahasiswa menolak dimediasikan untuk ketemu Bupati Aceh Tenggara yang diwakilkan 10 orang demonstran. dan masa aksi tidak mau menemui bupati dengan beberapa perwakilan saja mereka meminta agar semua masa Aksi demo dapat menemui bupati untuk memberikan penjelasan tentang kejelasan Kampus Universitas Gunung Leuser.

Komentar