Unit Reskrim Polsek Babussalam Himbau Pemilik Bengkel Tidak Menjual Knalpot Racing

59

Personel Unit Reskrim Polsek Babussalam yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Babussalam AIPTU DJ. Yousnaidi melakukan sosialisasi dan himbauan kepada pedagang penjual suku cadang sepeda motor roda dua dan roda tiga (becak) diwilayah hukum Polsek Babussalam agar tidak menjual dan melayani pemasangan knalpot yang tidak standar (racing/kolong), Selasa (20/02/2018) Sekira pukul 10.30 Wib.

Sosialisali dimaksud, Menindak lanjuti himbauan Kapolres Aceh Tenggara AKBP gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi, yang ditujukan kepada para Pemilik/Pengusaha Bengkel kendaraan sepeda motor untuk tidak membantu dan melayani konsumen untuk memasang knalpot sepeda motor yang dapat menimbulkan suara bising/ngebrong dapat membuat ketidaknyamanan pengguna motor lainnya dan masyarakat sekitar.

Kegiatan sosialisasi dan himbauan oleh Kanit Reskrim kepada pemilik bengkel  antar lain :

  1. Menghimbau kepada pedagang yang menjual suku cadang roda dua di wilayah hukum Polsek Babussalam agar tidak menjual lagi knalpot yang bukan standar SNI atau knalpot Blog/racing.
  2. Kepada para pengusaha bengkel di wilayah hukum Polsek Babussalam agar tidak melayani pemasangan knalpot blog/racing yang bukan knalpot standar SNI.

Kapolsek Babussalam IPTU Sabrianda, SH kepada Tribratanewsagara.com saat dikomfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan, “Unit Reskrim Polsek Babussalam telah melakukan sosialisasi tentang himbauan kepada sembilan toko dan bengkel penjual dan pemasangan knalpot blong/racing agar tidak lagi menjual dan memasang knalpot blong kepada pelanggannya, Apabila dikemudian hari masih di temukan adanya penjualan dan pemasangan knalpot blog/racing di toko atau di bengkel yang telah di beri himbauan, Maka akan di lakukan tindakan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.” Tegas IPTU Sabrianda.

Komentar