Team Cobra Agara (TCA) Buru Pelaku Pembacokan

463
Tangan Korban

, Ratna Dewi, Pedagang cendol di pajak inpres Kotacane mengalami luka serius di kepala dan tangannya putus setelah dibacok Win (DPO), pedagang cendol di pasar tersebut. Pemicunya cukup sepele, yakni hanya selisih harga cendol, Rabu (26/7/2017), pukul 11.15 Wib.

Kepada Tribratanewsagara.com Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi, mengatakan, “peristiwa pembacokan ini terjadi di pajak inpres Kute Kotacane, Dari keterangan sejumlah saksi mata dan warga lainnya yang sempat menyaksikan peristiwa berawal ketika terjadi percekcokan mulut antara Ratna Dewi (korban) dengan Suharsimi (36), warga Gampong Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, yang juga pedagang di pasar itu.

Saat terjadi percekcokan antara Ratna Dewi dengan Suharmin, tiba-tiba datang Win (abang kandung Suharmin), langsung menghampiri korban untuk membantu adiknya itu. Sempat juga terjadi cekcok mulut dan keributan antara Win dan Ratna, namun sempat dilerai beberapa warga lainnya. Lalu korban dan tersangka kembali ke lapak dagangan masing-masing.

“Motifnya hanya persaingan harga dagangan mereka. Karena harga cendol yang dijual Ratna lebih murah dibandingkan harga cendol yang dijual oleh Suharsimi, sehingga terjadi percekcokan di lokasi jualan di Pajak Inpres,”Terang Kapolres.

Tidak lama setelah mereka kembali ke lapak masing-masing, tiba-tiba tersangka Win mengambil sebilah pedang dari bawah tempat duduk becak miliknya dan berjalan menuju ke arah tempat jualan Ratna Dewi (korban).

Melihat aksi Win, seorang warga Gampong Lawe Khutung/Bacang Lade, Kamisan (25) menghalangi aksi nekat tersangka, bukanya bubar, malah Kamisan dibacok dibagian punggungnya oleh tersangka.

Usai membacok Kamisan, kemudian Win berlari menuju tempat Ratna berjualan dan langsung membacoknya hingga tangannya putus dan bagian kepala Ratna mengalami luka berat. Setelah melakukan aksinya, Win melarikan diri.

Saat ini korban sudah dibawa ke Sumatera Utara (Medan) untuk mendapat perawatan intensif dan sebelumnya korban dirawat di RSU Nurul Hasanah Kutacane. “Kasus ini sudah kita tangani dan pelaku masih terus dalam pengajaran Team Cobra Agara/Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara,”Pungkas AKBP Gugun.

Komentar