Polres Aceh Tenggara Mengamankan Rumah Yang di Duga Memelihara Begu Ganjang

9390

Suasana mencekam terjadi di Desa Cinta Makmur Kec. Babul Makmur Kab. Aceh Tenggara, karena salah satu rumah warga dituding memelihara begu ganjang, tak pelak rumah Simanjuntak di kerumunin warga, Minggu (30/07/ 2017) pukul 14.30 Wib.

Informasi dihimpun tribratanewsagara.com di lokasi, Berawal dari Lista warga Desa Cinta Makmur Kec. Babul Makmur, dimana setahun yang lalu sakit-sakitan dan sudah dibawa berobat kedokter dan dukun, namun tidak kunjung sembuh, kemudian orang tua Lista membawa Lista ke Siborong-borong Prov. Sumatera Utara untuk berobat kepada sdri. Rosmaidar Br. Manihuruk (dukun).

Diperkirakan  dua minggu yang lalu lista di bawa dari siborong-borong oleh bapaknya, beserta Rosmaidar dan Simon silalai (suami rosmaidar) menuju ke rumah Sdri. Lista di Desa. Cinta Makmur kec. Babul Makmur, kemudian orang tua Lista dan Rosmaidar membawa Sdri Lista ke kuburan Sitorus (mantan kepala desa cinta makmur) untuk berziarah, dimana hubungan Sdri Lista dengan alm. Sitorus adalah saudara.

Sesampai di kuburan Sitorus, Lista kerasukan roh Sitorus seraya mengatakan  bahwa saya di bunuh oleh  Simanjutak (yangg rumahnya mau di buktikan ada begu gajang) yang dimana pada saat Lista Kerasukan roh Sitorus disaksikan oleh masyarakat Desa Cinta Makmur dan Des Lawe Perbunga. Setelah sadar dari kerasukan Lista kembali dibawa kerumahnya.

Pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 sekira pukul 14.30 wib sesuai dengan kesepakatan antara masyarakat Desa Cinta Makmur dan masyarakat Desa Lawe Perbungan, bahwa akan dilaksanakan pembuktian tentang adanya begu ganjang yang berada dirumah Simanjutak.

Namun kegiatan tersebut dihentikan oleh Camat Babul Makmur dikarenakan Sdr. Simanjutak tidak berada dirumah, Sekira pukul 16.30 wib bertempat di rumah Sdri. Lista dilaksanakan musyawarah antara unsur Muspika Kec. Babul Makmur dan masyarakat Desa Cinta Makmur mengingat bahwa Sdr. Simanjutak sedang tidak berada di tempat.

Hasil kesepakatan antara Muspika dan masyarakat Desa Cinta Makmur, rombongan Sdri. Rosmaidar (dukun) untuk meninggalkan Kab. Aceh Tenggara dikarenakan Sdr. Simanjutak yang diduga memelihara begu ganjang sedang berobat ke Medan.

Aksi massa tersebut cepat diantisipasi oleh personel Polres Aceh Tenggara dengan melakukan pengamanan sekitar lokasi. Akhirnya suasana yang sempat mencekam itu berhasil dikendalikan.

 

Komentar