Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pelaksanaan Eksekusi Hukuman Cambuk

412

Sebanyak tujuh orang yang didakwa bersalah melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat di eksekusi cambuk di Desa Pulonas pelataran Parkir Stadion Syahadat Kec. Babussalam Kab. Aceh Tenggara, Jumat (12/08/2016) Pukul 14.30 Wib.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs Edi Bastari M.Si, bersama Wakapolres Aceh Tenggara Kompol Imam Asfali SIK, Asisten I Sekdakab Agara, Kepala Dinas Syariat Islam Kutacane, Perwakilan MPU Agara, Ketua Mahkamah Islam Kutacane dan Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kutacane serta masyarakat Menghadiri dan menyaksikan pelaksanaan ‘Uqubat cambuk yang melanggar qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Kepada Tribratanewsagara.com Kapolres Aceh Tenggara mengatakan”Akan terus memberantas empat penyakit masyarakat di Kab. Aceh Tenggara yaitu Narkoba, Khalwat/mesum, Maisir/judi, dan Khamar/miras agar masyarakat Kab. Aceh Tenggara menjadi aman dan nyaman tidak ada lagi segala tindak kejahatan ringan maupun berat yang di sebabkan oleh empat poin di atas”.

IMG-20160812-WA0010

Dalam pelaksanaan human ‘Uqubat cambuk terhukum sebanyak 7 orang yaitu yang berinisial A alias A, Desa Pulo Latong Kec. Babussalam Kab. Agara, DS alias D, Desa Kute Kutacane Kec. Babussalam Kab. Agara, S alias A, Desa Pulo Latong Kec. Babussalam, A alias A, Desa Perapat Timur Kec. Lawe Bulan Kab. Agara, AR alias M, Desa Perapat Timur Kec. Lawe Bulan Kab. Agara, AS alias U, Desa Perapat Timur Kec. Lawe Bulan Kab. Agara, SS alias P, Desa Perapat Hilir Kec. Babussalam Kab. Agara.

Dalam eksekusi terhukum ‘Uqubat cambuk terhukum 3(tiga) orang atas nama A, D, dan S di hukum cambuk sebanyak 8(delapan) kali karena terhukum telah menjalani masa penahanan selama 30 hari, maka di kurangi satu kali cambuk, sedangkan 4(empat) orang atas nama A, AR, AS, dan SS di hukum cambuk sebanyak 7(tujuh) kali karena terhukum telah menjalani masa penahanan selama 33 hari, maka di kurangi satu kali cambuk.

IMG-20160812-WA0008

Komentar