Kapolres Aceh Tenggara Sambut Aksi Massa Himpunan Mahasiswa Islam

285

Ratusan massa aksi damai dari HMI Aceh Tenggara bergerak dari titik kumpul Lapangan Ahmad Yani ke Mapolres Aceh Tenggara untuk melakukan aksi damai dan orasi disambut kedatangannya oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Drs. Edi Bastaria, MSi beserta angota komisi III DPR-RI H. Muslim Ayub dan M. Nasir Djamil, Jumat siang (04/11/16) pukul 15.00 Wib.
IMG-20161104-WA0017IMG-20161104-WA0013

Ratusan porsonil kepolisian dan polwan yang terjun langsung mengawal dn mengamankan aksi ujuk rasa damai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta santriwan/santriwati perwakilan dari beberapa pondok pesantren di Kab. Aceh Tenggara dengan jumlah 500 massa.
Aksi itu, terkait penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta. Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dianggap telah melakukan Penistaan Agama yang di dalam argumennya ahok mengatakan “Jangan mau dibodoh-bodohi oleh Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 51 untuk tidak memilih saya”.
IMG-20161104-WA0012  IMG-20161104-WA0015

Adapun tuntutan dari massa aksi damai tersebut :

  • Kami meminta kepada aparat hukum agar secepatnya adili secara hukum, bahwa sudah jelas Ahok melakukan penghinaan kitab suci Al-Quran suarat Al-Maidah ayat 51.
  • Penjarakan Ahok sesuai dengan pelanggaran hukum yang di lakukannya.
  • Setiap perlakuan serupa/sejenisnya kedepannya harus secepat mungkin untuk di tindak secara hukum supaya tidak menimbulkan konflik antar agama di indonesia Umumnya.
  • Kejadian serupa kedepannya mungkin akan terjadi khususnya di Kabupaten Aceh Tenggara harus ditindak tegas secara hukum tanpa ada tebang pilih.
  • Meneruskan tuntutan ini kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tanggapan dari anggota Komisi III DPR-RI H. Muslim Ayub sbb :

  • Jika saudara Ahok nantinya terbukti melakukan penistaan agama maka akan kita tindak sesuai hukum.
  • Kami akan sampaikan tuntutan ini semua kepada Kapolri agar Ahok segera diperikas dan diproses.
  • Kami akan bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan masalah ini, karna masalah penistaan agamabukan masalah ringan jika tidak diselesaikan akan menimbulkan SARA.

Tanggapan dari anggota Komisi III DPR-RI M. Nasir Djamil sbb :

  • Permasalahan penistaan agama itu bukan hanya masyarakat kutacane saja yang merasa tidak senang dan melakukan aksi sperti ini namun seluruh umat islam merasa hal yang sama.
  • Pada hari ini, ibu kota jakarta juga dilakukan aksi damai masalah penistaan agama ini, seluruh perwakilan agama islam dari beberapa provinsi berangkat kesana untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi mereka.
  • Kita tidak akan membiarkan begitu saja jika saudara ahok terbukti bersalah telah melakukan penistaan agama tersebut kita akan proses dan akan penjarakan.

Pada kesempatan aksi damai tersebut adapun tanggapan dari Kapolres Aceh Tenggara Drs. Edi Bastari, M.Si sbb :

  • Tentang permasalahan penistaan agama ini proses hukum sedang berjalan.
  • Aparat penegak hukum akan bekerja seadil-adilnya dengan melakukan proses hukum sesuai aturannya.
  • Kami akan menyampaikan masalah ini ke tingkat Polda dan Mabes nantinya.
  • Kami akan terima semua aspirasi dan tuntutan massa pada hari ini dan aparat hukum akan segera menyelesaikan masalah ini.
  • Kami meminta para mahasiswa dapat bekerja sama dan bersabar dalam penyelesaian masalah penistaan agama ini.

Aksi damai tersebut berakhir setelah ketua koordinator menyerahkan tuntutan aksi damai kepada Kapolres Aceh Tenggara, sekitar pukul 15.45 Wib, selanjutnya massa kembali dengan meninggalkan Mako Polres Aceh Tenggara dengan tertib.

IMG-20161104-WA0016

Komentar