Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rencong Tahun 2018

115

Dalam rangka “Operasi Keselamatan Rencong Tahun 2018, Polres Aceh Tenggara melaksanakan apel gelar pasukan di lapangan apel Polres Aceh Tenggara, Kamis pagi (01/03/2018) pukul 09.00 Wib.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi, dan bertindak sebagai Komandan Apel Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Aceh Tenggara IPDA Sumarlan, Dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ketua DPRK, Ketua MPU Aceh Tenggara, Kadis Hub, Ketua Pengadilan yang diwakilkan, Kepala BPBD, Pejabat utama Polres Aceh Tenggara serta diikuti oleh Pamen, Pama, Bintara, Serta ASN Polres Aceh Tenggara.

Dalam amanat Kapolda Aceh Drs. Rio S. Djambak, yang dibacakan oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi, mengatakan, “Dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut bukan hanya tanggung jawab POLRI, Akan tetapi diperlukan partisipasi berbagai pihak/instansi pemerintah dan seluruh elemen dalam membina dan memelihara keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.” katanya.

Selain itu, berdasarkan analisa dan evaluasi, tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang terjadi selama ini disebabkan karena belum optimalnya budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas. kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua dan merupakan tugas berat polri, khususnya satuan lalu lintas beserta pemangku kepentingan lainnya untuk terus berinovasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang terjadi.

Untuk mewujudkan kondisi yang diharapkan tersebut, salah satu upayanya adalah dengan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “keselamatan rencong-2018”. operasi ini dalam bentuk pemeliharaan keamanan berlalulintas yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai penegakan hukum secara selektif prioritas, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas untuk mendukung kebijakan promoter kapolri guna terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah provinsi Aceh.

Operasi yang akan dilaksanakan selama 21 hari terhitung mulai tanggal 5 s/d 25 Maret 2018 tersebut, memiliki target sasaran antara lain orang, barang/benda, lokasi/tempat dan kegiatan yang difokuskan pada pelanggaran terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang kasat mata seperti pelanggaran melawan arah, tidak menggunakan helm, menggunakan hp saat berkendaraan, berboncengan lebih dari satu dan berkendaraan bagi yang belum cukup umur.

Diakhir amanatnya, Kapolres berpesan kepada personilnya agar selalu bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa, Jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dan tingkatkan disiplin anggota polantas dan terwujudnya pelayanan polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Komentar