Kapolres Aceh Tenggara Mengikuti Rapat Koordinasi Pergeseran Pasukan Pengamanan Dan Pergeseran Kotak Suara

53

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs. Edi Bastari, M.Si, melakukan Rapat Koordinasi koordinasi Pergeseran Pasukan Pengamanan dan Pergeseran Kotak Suara, Surat Suara dan Logistik Pemilukada lainnya ke masing – masing PPK yang direncanakan tanggal 13 s/d 14 Februari 2017, bertempat di Kantor Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara, Jln. Pahlawan nomor 28 A Desa Prapat Timur Kec. Lawe Bulan Kab. Aceh Tenggara, Minggu (12/02/2017) sekitar pukul 14.20 Wib.

Rapat Koordinasi tersebut di hadiri  Dandim 0108/Agara Letkol Inf Yudiono, S.Ag, Ketua KIP Aceh Tenggara Dedi Mulyadi Selian ST, Anggota Komisioner KIP Aceh Tenggara, Tim pemenangan pasangan calon nomor urut 1 RABU,  Tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2 ABDI, Anggota Komisioner Panwaslih Aceh Tenggara, Kasat Pol PP Aceh Tenggara Zulfahmi,  Para ketua PPK / Anggota se Kab. Aceh Tenggara.

Beberapa paparan yang disampaikan oleh Ketua KIP Aceh Tenggara antara lain :

  • Berdasarkan tahapan, jadwal, program pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, tahapan masa kampanye telah kita lalui dari tanggal 28 Oktober 2016 s.d 11 Februari 2017, program terkait visi misi dan progam 5 tahun kedepan, yang dibawa oleh masing-masing tim calon Bupati dan Wakil Bupati, telah tersampaikan secara luas oleh masyarakat Aceh Tenggara.
  • Saat ini, bahwa ada beberapa tahapan yang sedang berjalan kepada para pihak yaitu kepada Kapolres dan Dandim bahwa tahapan telah berjalan, sama-sama kita ketahui tanggal 11 Februari 2017 kemarin, telah melaksanakan sosialisasi kembali dengan tata cara pencoblosan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak di inginkan.
  • Dalam memaksimalkan sosialisasi kita melaksanakan dengan cara langsung, tatap muka, media cetak dan penyiaran, tahapan ke 2 (dua) kita telah memasuki penguatan kapasitas lembaga kepada PPK, PPS dan KPPS di tingkat TPS yang berjumlah 9 orang di TPS.
  • Tahapan Ke 3 (tiga), kita melaksanakan kegiatan melalui koordinasi dengan pihak terkait yaitu Kapolres, Dandim dan Pemerintah Daerah, dalam koordinasi dengan pihak terkait ada 1 kegiatan, dimana KIP dan disdukcapil membuka kegiatan center untuk melihat dan mengecek indentitas KTP benar atau tidak, guna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di TPS, dalam koordinasi Kapolres dan Dandim merupakan lembaga pengamanan pilkada agar dapat berjalan aman dan lancar, untuk itu pihak KIP akan tetap melaksanakan koordinasi-kordinasi demi terwujudnya Pilkada damai dibumi sepakat segenap.
  • Bahwa KIP Agara dimulai tanggal 04 Februari 2017 yang lalu, telah melakukan sortir pengepakan dan pengesetan logistik kedalam kotak suara melibatkan pemantauan penuh oleh tim pemenangan dan panwaslih dan kegiatan ini akan berakhir pada besok tanggal 13 Februari 2017 dimana pada tanggal 13 s/d 14 Februari 2017 merupakan hari pendistribuasian logistik ke tingkat kecamatan dan memasukan semua formulir yang dibutukan PPS dan dipantau oleh PPK guna mengecek kembali formulir yang dibutuhkan oleh PPS.
  • Ada beberapa hal yang harus dimonitoring oleh beberapa pihak, bahwa 1 hari sebelum 15 Februari 2017 paling cepat pukul 22.00 wib s.d 00.00 wib formulir C6 yang didistribusikan hanya untuk pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak terdaftar adalah pemilih yang pindah dan tidak ingin memilih tidak diberikan Formulir C6 sedangkan formulir C6 ini akan diterima oleh pemilih dan dapat berjalan lancar dengan sebenar-benarnya.
  • Jumlah saksi dari masing-masing paslon 2 orang dan masuk dalam TPS hanya 1 orang, untuk rekapitulasi tingkat Kecamatan dapat mengirim saksinya sejumlah 4 orang dan ditingkat Kabupaten maksimal 6 orang dan semua wajib membawa mandat tertulis dari masing-masing pasangan calon.
  • Berkaitan pemilih yang berada ditahan LP dan Polres/Polsek wajib ada formulir A5, dengan syarat terdaftar dalam DPT, apabila surat suara kurang di LP, bahwa suatu kewajiban KIP mendistribusikan surat suara sesuai dengan DPT, TPS yang salah satunya di Lapas dengan jumlah pemilih 287 pemilih per 17 Desember 2017, dari awal 340 pemilih dan berdasarkan ketentuan surat KPU apabila kekurangan surat suara terkhusus tahanan memilih di TPS yang berada di dekat Polsek, apabila ada kurang surat suara maka dibenarkan, berdasarkan ketentuan surat suara di TPS terdekat dipindahkan ke TPS yang dibutuhkan dan terkhusus untuk pemilih tahanan.

Beberapa penyampaian yang di sampaikan oleh Kapolres Aceh Tenggara antara lain :

  • Pada kesempatan ini, selaku Kapolres Aceh Tenggara, pada acara ini harus kita pahami untuk kebaikan bersama, kita sudah dengar beberapa hal yang disampaikan oleh pihak KIP Aceh Tenggara, terkait hak pilih pidana, data terakhir 224 di Lapas namun data terkahir 340 belum termasuk tahan di Polres dan Polsek, dalam pemilihan nanti kita utamakan pemilihan didekat Polsek dan LP.
  • Seharusnya di LP ada TPS tersendiri dan ada TPS tertentu baik di lapas dan rumah sakit, ini harus kita perbaharui bersama dan teknisnya bagaimana dan PPK harus mengetahui berapa data yang menjadi tahanan di LP maupun di Polres dan mudah-mudahan seluruh tahanan di Polres dan LP sudah terdata di DPT termasuk juga dirumah sakit.
  • Dalam pengamanan, bisa dilihat disituasi TPS seperti di 1 TPS 1 polisi dan jika rawan 2 TPS dilakukan pengamanan 4 Polisi dan besok semua pengamanan sudah masuk ke TPS masing-masing, sampaikan kepada Satgas pendukung pasangan calon, jangan melebihi tugas dari pihak Kepolisian, TNI saja masih dibelakang Polisi dalam pengamanan Pilkada, semua Satgas harus tertib dan serahkan kepada penyelenggara, kita semua mengamati dari luar, jika penyelenggara, Kepolisian dan TNI netral semua dapat berjalan dengan baik dan dengan bantuan masyarakat tanggung jawab penuh adalah Kapolres Aceh Tenggara.
  • Yang pertama adalah mengamankan diri sendiri dan tidak merepotkan aparat keamanan, yakinkan dan percayakan kepada pihak pengamanan dan kami netral diatas segala-galanya, tidak perlu banyak pengamanan jika kita mengetahui tugas dan wewenang masing-masing, PPK dilindungi oleh pihak kemananan dan tidak ada satu pun yang menginterpensi PPK dan harus bekerja dengan sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku, lakukan tugas dan kewajiban dengan baik.
  • Kami berharap pilkada Kab. Aceh Tenggara berjalan lancar dan damai.

Kegiatan Rapat koordinasi tersebut berakhir Sekitar pukul 16.30 Wib.

Komentar