Kapolres Aceh Tenggara Menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke -XXIV

44

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara Ny. Nunung Gugun Hardi Gunawan menghadiri Acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXIV Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tahun 2017 Kabupaten Aceh Tenggara, yang dilaksanakan di lapangan apel Setdakab Aceh Tenggara Kec. Babussalam, Kamis (07/12/2017) pukul 10.00 Wib.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara yang di wakilkan oleh Setdakab Aceh Tenggara Drs. Gani Suhud, M.AP, Dandim 0108 /Agara Letkol Kav Joni Hariadi, SE, MT.Opsla, Kepala BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd, Kajari Aceh Tenggara Fithrah, SH, Ketua MPU Kab. Aceh Tenggara Ust. H. M. Abbas, Lc, Kepala DPPKB Aceh Tenggara Sudirman, SPd, MPd, Ketua persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0108/Agara, Ketua Darma wanita Aceh Tenggara Serta perwakilan tamu undangan dari 16 kecamatan Kabupten Aceh Tenggara.

Bupati Aceh Tenggara yang di wakilkan oleh Setdakab Aceh Tenggara Drs. Gani Suhud, M.AP  dalam sambutannya menjelaskan bahwa :

– Hari keluarga Nasional Adalah merupakan salah satu titik puncak dari keberhasilan Program Keluarga Berencana Nasional yang pada tahun 1989 mendapat penghargaan dari PBB berupa UNITED NATION POPULATION AWARDS langsung diserahan oleh sekjen PBB kepada Presiden Republik Indonesia H.M Suekarno pada tanggal 08 Juni 1989 di Markas Besar PBB di NEW YORK. tepatnya 28 tahun yang lalu.

– Keluarga adalah sebagian kecil dari struktur organisasi di masyarakat keluarga merupakan tahapan awal individu manusia berasal. Keluarga merupakan cerminan dari kepribadian kita terhadap keluasan pengetahuan atau ilmu yang di miliki. Oleh karena itu, seseorang di katakan berhasil dalam hidupnya dapat dilihat bagaimana dia membawa keluarganya dirinya menuju gerbang keberhasilan.

– Masalah Kependudukan adalah isu yang yang sangat ditakuti oleh Dunia bagaimana tidak diakhir tahun 2017 ini penduduk dunia sudah mencapai 7,5 Miliar jiwa sementara daya tampung bumi dihitung dari luas tanah yang Produktif untuk dijadikan area persawahan perkebunan dan tempat tinggal serta cadangan migas.

– Itu artinya bumi sudah kelebihan beban karenanya seluruh Negara berusaha menekan angka kelahiran penduduknya sehingga penduduk yang ada tersebut tidak kekurangan sandang dan pangan serta dapat hidup layak dan sejahtera serta dapat mengurangi bencana dari segala aspek dan segala sisi kehidupan.

Dalam acara tersebut Kapolres Aceh Tenggara berkesempatan untuk memberikan hadiah kepada para pemenang lomba yang di gelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana antara lain : lomba keluarga kawin emas, keluarga kawin perak, keluarga harmonis, KB lestari 20 tahun, KB lestari 15 tahun dan KB lestari 10 tahun serta lomba PLKB teladan relawan bidan terbaik dan bidan teladan dan pemenangnya telah di tetapkan melalui keputusan Bupati Aceh Tenggara.

Komentar