Kapolres Aceh Tenggara Melakukan Koordinasi Terkait Empat Orang Yang Tersesat Di Gunung Porkhisen

205

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs. Edi Bastari M.Si, bersama dengan Kabag Ops Kompol R. Wisnu Wijaya Kusuma, SH melakukan koordinasi dengan masyarakat dan intansi lainnya terkait hilangnya empat orang pendaki di gunung Porkhisen, Senin (02/01/2017).

Kapolres mengatakan kronologis kejadian adalah Pada hari Senin tanggal 05 Desember 2016, enam orang masyarakat desa Trutung Payung kec. Bambel atas nama :

  1. Arta, 36 tahun, tani, Desa Terutung Payung Kec. Bambel
  2. Ayuman Sastra, 30 tahun, tani, Desa Liang Pangi Kec. Lawe Alas
  3. Jalal,40 tahun, tani, desa Trt. Payung Kec. Bambel
  4. Munjir, 33 tahun, Banda Aceh
  5. Bentol, 60 tahun, tani, Desa Tenembak Alas Kec. Deleng Pokhkisen
  6. Sembiring, 40 tahun, Medan Prov. Sumut

pergi untuk mencari kayu alim ke gunung Porkhison dalam perjalanan yg ditempuh lebih kurang 20 hari, kemudian mereka tersesat dan kehabisan bahan makanan, selanjutnya pada tanggal 28 Desember 2016, dua orang pendaki gunung  a.n Arta dan Ayuman memutuskan kembali ke desa untuk meminta bantuan warga dengan tujuan melaporkankan kejadian tersebut kepada aparat keamanan dan petugas SAR Kutacane, sedangkan 4 orang pendaki lainnya masih menunggu bantuan dari tim penyelamat, Kemudian pada tgl 31 Desember 2016 mereka berdua berhasil turun dari gunung pokhisen.

Beberapa langkah dan tindakan yang dilakukan oleh Kapolres adala sebagai berikut :

  • Menerima laporan dari kedua pendaki gunung yg berhasil turun.
  • Mendatangi kedua krbn dikediamannya desa trutung payung utk meminta keterangan.
  • Melakukan koorsinasi dgn pihak terkait yaitu Pos SAR Kutacane, TNI dan BPBD Aceh Tenggara.
  • Kapolres Agara membentuk tim pencarian ke empat pendaki yg masih tertinggal di gunung Porkhisen.
  • Menyiapkan pos bantuan penyelamatan di kaki gunung Deleng Pokhisen.
  • Menyiapkan tim medis untuk bantuan pertolongan pertama.
  • Memonitor pencarian melalui HP Satelit Pos SAR Kutacane dengan anggota yang dilapangan.
  • Melakukan dokumentasi terhadap barang – barang yang berhasil di dapat dan dibawa turun oleh kedua pendaki tersebut.

Hingga saat ini tim penyelamat belum menemukan ke empat pendaki yg masih tertinggal di Gunung Porkhisen, Laporan terakhir dari tim SAR yg menggunakan HP satelit keempat org tersebut masih belum ditemukan, namun tim pencari yg dibantu oleh beberapa masyarakat tetap berusaha untuk menemukan base camp di pinggir sungai Lawe Arum sesuai apa yang disampaikan oleh dua orang pendaki yang berhasil turun.

Komentar