Antisipasi Gerakan Radikal, Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Pondok Pesantren

173

Terkait aksi Bela Islam pada 2 Desember mendatang guna antisipasi pengamanan aksi damai menuntut proses hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias AHok, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs. Edi Bastari M.Si, melakukan kunjungan ke Pesantren Raudatullsalihin di Desa Rema Kec. Bukit Tusam Kab. Aceh Tenggara, Minggu (27/11/2016) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kunjungan Kapolres ini pula dalam rangka Zikir Akbar, Kapolres bertatap muka langsung dengan pimpinan pondok pesantren Kh. H. Sabirin, para Ulama, Pengasuh dan para santri.

IMG-20161127-WA0002

Dalam kesempatan ini Kapolres  menyampaikan  beberapa hal yaitu :

  • Agar para santri tidak menganut paham radikal dan intoleransi dalam rangka syiar agama islam.
  • Tetap menjaga kebhinekaan dan toleransi antar umat beragama mengingat Aceh Tenggara masyarakat yang heterogen yaitu terdiri dari 11 suku dan beberapa penganut agama lain pula.
  • Diharapkan tidak membenci perbedaan, namun lebih menciptakan kebersamaan, hal ini demi menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

IMG-20161127-WA0005

Setelah itu pimpinan pondok pesantren memberikan cendera mata terhadap Kapolres yaitu berupa sebuah kitab suci Al-Qur’an dan panduan zikir, para ulama mengharapkan agar kiranya bisa membangun silaturahmi dengan para umaroh sehingga segala bentuk kemungkaran yang ada di daerah Kab. Aceh Tenggara ini segera dapat di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Para ulama pula sangat mendukung program prioritas Kapolres Aceh Tenggara yaitu memberantas Narkoba, Permainan Judi/Maisir, penertiban warung-warung miras maupun pengguna/Khamar, dan mesum/Khalwat sesuai Qanun dan hukum yang berlaku.

IMG-20161127-WA0004

Komentar